Magang Berita Siakad Email Galeri Dosen Tendik Layanan Dokumen Peta Kampus Press SAKIP SPMI Produk Indonesia
  • English
Logo Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung Logo Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
  • Tentang Polmanbabel
  • PMB
  • Pendidikan
  • Penelitian
  • Pengabdian
  • Kerja Sama
  • Kehidupan Kampus

Tautan Cepat

  • Magang
  • Berita
  • Siakad
  • Email
  • Galeri
  • Dosen
  • Tendik
  • Layanan
  • Dokumen
  • Peta Kampus
  • Press
  • SAKIP
  • SPMI
  • Produk
  • English

Cerdas Kelola Limbah Organik, Tim Dosen Polman Negeri Babel Kembangkan Smart Composting Berbasis IoT dan AI

  • Jumat, 11 September 2026
  • Hadi Firmansyah
  • 1533
Cerdas Kelola Limbah Organik, Tim Dosen Polman Negeri Babel Kembangkan Smart Composting Berbasis IoT dan AI

Tim dosen dan mahasiswa Polman Negeri Babel usai menuntaskan pengembangan Smart Composting berbasis IoT dan AI sebagai inovasi teknologi pengelolaan limbah organik.

Gencar berbagi pengetahuan tim dosen Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung berhasil mengimplementasikan sistem Smart Composting berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung proses monitoring dan kontrol fermentasi kompos organik secara lebih cerdas, terintegrasi, dan berbasis data, Jum'at (11/09/2026)

Tim pengembangan sistem ini diketuai oleh Indra Irawan, S.Kom., M.Kom., dengan anggota dosen Better Swengky, S.Kom., M.Kom. dan Peprizal, M.Pd.T. serta melibatkan mahasiswa Abimanyu Narendra Berlian A. dan Andreas mendapatkan dukungan pendanaan melalui Program Hibah Bima Kemenditisaintek Tahun 2026.

Saat ditemui Indra Irawan.,M.Kom., menjelaskan pengembangan sistem ini salah satu upaya dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengolahan limbah organik melalui integrasi teknologi sensor, Internet of Things, sistem kontrol otomatis, dan kecerdasan buatan dalam proses fermentasi kompos," ucapnya.

Melalui sistem yang dikembangkan, proses fermentasi kompos dapat dipantau secara real-time melalui pembacaan berbagai parameter yang berkaitan dengan kondisi proses pengomposan. Parameter tersebut meliputi suhu, kelembapan, tingkat keasaman (pH), serta konsentrasi karbon dioksida (CO₂)," terangnya.

Data hasil pembacaan sensor selanjutnya dikirimkan melalui teknologi Internet of Things dan ditampilkan pada sistem monitoring digital dan kondisi fermentasi kompos dapat diketahui secara lebih cepat, terukur, dan terdokumentasi dibandingkan dengan proses pemantauan yang sepenuhnya dilakukan secara manual," imbuhnya.

Selain itu, Smart Composting yang dikembangkan memiliki kemampuan untuk melakukan kontrol terhadap aktuator yang mendukung proses fermentasi kompos agar dapat memberikan respons terhadap perubahan kondisi parameter melalui pengaturan perangkat seperti kipas dan pengaduk, sesuai dengan logika dan kondisi yang telah ditetapkan dalam sistem," paparnya.

Bahkan, pengembangan sistem ini bertujuan untuk menghadirkan pendekatan teknologi yang dapat membantu proses pengomposan menjadi lebih terukur dan berbasis data sebab sistem Smart Composting ini, kondisi proses fermentasi dapat dipantau secara real-time. 

" Sistem juga dikembangkan untuk memberikan respons terhadap perubahan kondisi melalui mekanisme kontrol aktuator sehingga proses monitoring dan pengendalian tidak hanya bergantung pada pengamatan manual,” bebernya

Sedangkan, penerapan Artificial Intelligence (AI) untuk melakukan analisis terhadap data hasil pembacaan sensor dalam berbagai parameter yang dikumpulkan selama proses fermentasi digunakan sebagai masukan bagi model kecerdasan buatan untuk menghasilkan prediksi terkait kondisi dan perkembangan tingkat kematangan kompos," tandasnya.

Diwaktu yang sama, Better Swengky, S.Kom., M.Kom., menuturkan integrasi teknologi IoT dan AI menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem Smart Composting karena membuka peluang penerapan pengomposan yang lebih modern dan berbasis data," pungkasnya.

Lanjutnya, Integrasi sensor, Internet of Things, dan Artificial Intelligence memungkinkan pembangunan sistem yang tidak hanya mampu mengumpulkan dan menampilkan data, tetapi juga melakukan analisis terhadap kondisi proses pengembangan teknologi pengomposan yang lebih adaptif,” ungkapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Peprizal, M.Pd.T., menyebutkan untuk keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis dalam proses penelitian dan pengembangan solusi teknologi yang diterapkan untuk menjawab permasalahan nyata, khususnya pada bidang pertanian dan pengelolaan lingkungan," katanya.

Secara lebih luas, keberhasilan implementasi sistem Smart Composting mendorong pengembangan teknologi pertanian cerdas (smart agriculture) melalui pemanfaatan teknologi digital, Internet of Things, otomasi, dan kecerdasan buatan. Pengembangan sistem pengomposan yang lebih terukur dan berbasis data diharapkan dapat mendukung pengelolaan limbah organik secara lebih modern, efisien, dan berkelanjutan," tutupnya.

Terbaru

Jaga Integritas dan Nama Baik Institusi, Direktur Polman Negeri Babel Lantik Tujuh Pegawai dalam Jabatan Fungsional
Senin, 2 November 2026

Uji Kemampuan Berwirausaha, Mahasiswa Polman Negeri Babel Pasarkan Produk di Hutan Lindung Sungailiat
Senin, 2 November 2026

Bawa Inovasi Kompos Organik ke Malang, Tim Bestari Saintek Polman Negeri Babel Tampil di Living Lab Summit 2026
Senin, 2 November 2026

Masuk Kampus Polman Negeri Babel, 16 Karyawan PT Timah (Persero) Tbk Ikuti Pelatihan Kontrol dan Perawatan Sistem Pneumatik dan Hidrolik
Jumat, 30 Oktober 2026

Satu Kelalaian Bisa Berujung Fatal, Mahasiswa Polman Negeri Babel Ikuti Sosialisasi Keselamatan Berkendara
Jumat, 30 Oktober 2026

Agenda

Dies Natalis ke-31 Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung Tahun 2025
Sabtu, 18 Oktober 2025

Pelaksanaan Wisuda ke XXIX Tahun 2025
Rabu, 10 September 2025

Wisuda
Rabu, 25 September 2024

Pendaftaran Wisuda
Senin, 19 Agustus 2024

Yudisium
Jumat, 16 Agustus 2024

Terkait

Thumb
Bawa Inovasi Kompos Organik ke Malang, Tim Bestari Saintek Polman Negeri Babel Tampil di Living Lab Summit 2026
Baca Selengkapnya
Thumb
Monev Internal Bestari Saintek Evaluasi Riset Tim Dosen Polman Negeri Babel Pulihkan Lahan Bekas Tambang Timah
Baca Selengkapnya
Thumb
Panen Perdana Jadi Bahan Evaluasi, Penelitian Dosen Polman Negeri Babel Kembangkan Kompos Organik di Lahan Bekas Tambang
Baca Selengkapnya
Logo
Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
Kawasan Industri Airkantung, Sungailiat, Bangka, 33211
0717 93586
0717 93585
polman@polman-babel.ac.id
Logo Kemdikbud, Kampus Merdeka, Vokasi
Tentang Polmanbabel
  • Sambutan Direktur
  • Sejarah Singkat
  • Visi Misi
  • Manajemen dan Pimpinan
  • Senat Akademik
  • Unit Kerja
Penerimaan
  • SNBP
  • SNBT
  • Seleksi Mandiri
Pendidikan
  • D4 - Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak
  • D3 - Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin
  • D4 - Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan
  • D4 - Teknologi Rekayasa Tenaga Listrik
  • D4 - Teknologi Budidaya Perikanan
  • D4 - Teknologi Rekayasa Jaringan Komputer
  • D4 - Bisnis Digital
  • D3 - Teknik Perancangan Mekanik
  • D4 - Teknik Mesin dan Manufaktur
  • D4 - Perbankan dan Keuangan Digital
  • D3 - Teknik Elektronika
  • D4 - Pertanian Presisi
  • D4 - Teknik Elektronika
  • D4 - Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur
  • D4 - Teknologi Rekayasa Multimedia
Kehidupan Kampus
  • Budaya Bangka
  • Pariwisata
  • Transportasi
  • Kuliner
  • Tempat Tinggal

© COPYRIGHT 2021 Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung