Dosen Pembimbing Kagum, Mahasiswa TRPL Polman Negeri Babel Hadirkan Aplikasi AI Pendeteksi Produk Kedaluwarsa
Inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat kembali lahir dari mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung. Inovasi ini dipresentasikan pada hari terakhir pelaksanaan Sidang Proyek Akhir yang berlangsung di Gedung Kuliah Bersama, Jumat (17/7/2026).
Salah satu mahasiswa Vanessa Anggelika berhasil mempresentasikan proyek akhir berjudul Aplikasi Android Berbasis Computer Vision untuk Deteksi Kedaluwarsa Produk Pangan Kemasan Menggunakan YOLOv11 dan ML Kit On-Device.
Judul ini mencuri perhatian karena menawarkan solusi praktis terhadap persoalan keamanan pangan yang masih sering dihadapi masyarakat yang berlangsung sidang selama kurang lebih dua jam.
Mahasiswa tersebut memaparkan latar belakang penelitian, proses pengembangan sistem, hingga hasil implementasi aplikasi di hadapan dosen penguji M. Hizbul Wathan, M.Kom. dan Rahmat Hidayat, M.Kom.
Saat diwawancarai, Senin (20/07/2026) selaku dosen pembimbing Riki Afriansyah, M.T. berkomentar mengenai judul mahasiswa yang mengangkat keamanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan masyarakat sebab masih banyak masyarakat, termasuk ibu rumah tangga sebagai pengelola konsumsi keluarga, yang kurang teliti dalam memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi suatu produk," tuturnya.
Selain itu, jika produk yang telah melewati batas masa konsumsi tetap digunakan, hal ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, seperti keracunan makanan dan gangguan pencernaan.
" Karena pemeriksaan tanggal kedaluwarsa secara manual juga memiliki beberapa kendala, di antaranya ukuran tulisan yang kecil, kualitas cetakan yang kurang jelas, serta penempatan informasi yang berbeda-beda pada setiap produk," imbuhnya.

Lanjutnya, konsumen sering kali lupa terhadap masa kedaluwarsa produk yang telah disimpan di rumah, sehingga produk tersebut tetap digunakan meskipun telah melewati batas aman untuk dikonsumsi harus dibutuhkan sistem yang tidak hanya mampu membaca informasi tanggal kedaluwarsa secara otomatis, tetapi juga dapat membantu pengguna mengingat masa berlaku produk," terangnya.
Di sisi lain, perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya Computer Vision, memberikan peluang untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan proses deteksi otomatis menggunakan kamera pada perangkat bergerak, mahasiswa mengembangkan aplikasi yang mampu mendeteksi lokasi informasi tanggal kedaluwarsa menggunakan YOLOv11.
"Aplikasi ini bisa mengenali teks tanggal menggunakan ML Kit On-Device, menyimpan informasi produk secara otomatis, serta memberikan notifikasi pengingat untuk pengguna ketika produk mendekati atau telah melewati tanggal kedaluwarsa," tambahnya.
Sejalan dengan itu, hasil aplikasi yang diperagakan mahasiswa dalam sidang proyek akhir ini diharapkan mampu membantu masyarakat memantau masa berlaku produk pangan kemasan secara mudah, cepat, dan akurat agar dapat meningkatkan kesadaran terhadap keamanan pangan, mengurangi risiko konsumsi produk kedaluwarsa, serta mendukung penerapan gaya hidup yang lebih sehat dan aman melalui sistem pengingat otomatis berbasis Android," pungkas Riki.
