Bentuk Mahasiswa Berani dan Berpikir Kritis, HMJ Infinis Polman Negeri Babel Gelar Pendidikan Karakter
Mahasiswa Jurusan Informatika dan Bisnis Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung mengikuti kegiatan Pendidikan Karakter (Pendikar) yang digelar di Gedung Aula, Sabtu (03/10/2026).
Kegiatan ini untuk ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pembekalan mengenai organisasi, pengembangan diri, hingga berbagai pengalaman kegiatan kemahasiswaan yang menghadirkan pemateri dua dosen Polman Babel, Riki Afriansyah, M.T. dan Muhammad Hizbul Wathan, M.Kom., serta mahasiswa Adinda Islamaya, Mozaik Plamonia Ramadhan dan Zilian Ilham.
Saat dikonfirmasi, Senin (05/10/2026) Ketua HMJ Infinis, Jihan, menyebutkan berbagai materi disampaikan kepada peserta, di antaranya mengenai Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Infinis, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Kompetisi Mahasiswa Informatika dan Politeknik Nasional (KMIPN), serta Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (Permikomnas)." terangnya.
Adapun, pendikar bisa memberikan manfaat untuk para mahasiswa, terutama untuk membentuk karakter mereka, mulai dari belajar disiplin, kreatif, bertanggung jawab, berani berbicara dan berpikir kritis agar nantinya nilai-nilai yang ajarkan menjadi bekal untuk mereka,” akuinya.
Lanjutnya, mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan tersebut akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang dapat menunjang perkembangan mereka selama menjalani perkuliahan.
“ Mahasiswa yang tidak hadir sangatlah rugi, karena pengalaman dan materi yang disampaikan sangat berguna,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pemateri dari kalangan mahasiswa, Adinda Islamaya, mengaku senang sekali bisa diundang adik-adik mahasiswa HMJ Infinis untuk sedikit berbagi cerita tentang pengalaman mengikuti KMIPN kemarin. Alhamdulillah berjalan lancar dan adik-adiknya juga semangat,” imbuhnya.
Sejalan dengan itu, Adinda berbagi pengalaman bersama dosen pembimbingnya, Riki Afriansyah dengan memberikan motivasi terhadap mahasiswa supaya berani mengikuti berbagai kompetisi selama masa perkuliahan.
" Syukurnya, saya tidak berjuang sendiri. Bersama tim yang memiliki satu visi dan tujuan dan dapat bekerja sama hingga mencapai hasil yang diharapkan,” katanya.
Disisi lain, Adinda menjelaskan pendidikan karakter dapat mendorong mahasiswa untuk mulai menentukan kegiatan yang ingin mereka ikuti selama berada di bangku kuliah sehigga memiliki gambaran mengenai bidang kompetisi yang sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing," tegasnya.
