Uji Kemampuan Berwirausaha, Mahasiswa Polman Negeri Babel Pasarkan Produk di Hutan Lindung Sungailiat
Mengasah kemampuan berwirausaha tidak cukup dengan pembelajaran di ruang kelas, mahasiswa Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung melaksanakan Project Based Learning (PjBL) mata kuliah Kewirausahaan dengan memasarkan dan menjual berbagai produk hasil usaha mahasiswa di kawasan Hutan Lindung Sungailiat, 31 Oktober hingga 1 November 2026.
AKtivitas ini didampingi dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan, Nur Khasanah, S.P., M.Si. dan Laily Muharani, S.P., M.Si., agar mahasiswa untuk menerapkan secara langsung pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik bisnis di lapangan.
Saat dikonfirmasi, Senin (02/11/2026), dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan, Nur Khasanah, S.P., M.Si., menjelaskan praktik penjualan di ruang publik merupakan pembelajaran untuk melatih mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas, inovasi, kemampuan komunikasi, strategi pemasaran, serta keberanian berinteraksi langsung dengan konsumen," sebutnya.

Selain itu, mahasiswa memasarkan dan menjual berbagai produk yang telah dipersiapkan secara mandiri mulai dari persiapan produk, penataan stan, promosi, pelayanan konsumen, transaksi penjualan, hingga evaluasi hasil usaha.
" Mahasiswa harus belajar memahami perilaku konsumen, menentukan strategi promosi yang tepat, serta menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usaha agar mampu menerapkannya dalam situasi bisnis yang sebenarnya," imbuhnya.
Sementara itu, dosen pengampu lainnya, Laily Muharani, S.P., M.Si., mengungkapkan pelaksanaan proyek kewirausahaan di luar lingkungan kampus bertujuan menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) tidak dengan konsep kewirausahaan secara teoritis, tetapi memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola dan memasarkan produk kepada masyarakat," terangnya.
Ia berharap, jiwa kewirausahaan mahasiswa semakin tumbuh, kemandirian semakin meningkat, serta kemampuan dalam melihat peluang usaha dan menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi tinngi mauapun bisa menghadapi tantangan bisnis setelah menyelesaikan pendidikan," Ungkap Laily.
