Dari Gagasan Jadi Inovasi, UKM Ruang Tani Polman Negeri Babel Sukses Gelar NAEC dan Seminar Nasional Hari Tani 2026
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ruang Tani (RUTAMAN) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung sukses menyelenggarakan National Agrotech Essay Competition (NAEC) dan Seminar Nasional Hari Tani 2026 secara daring, Kamis (24/09/2026).
Seminar Nasional Hari Tani 2026 diikuti sebanyak 275 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya Akademi Kepolisian, Universitas Brawijaya, Politeknik Manufaktur Bandung, Universitas Diponegoro, Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Universitas Siber Asia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Politeknik Negeri Bandung, IPB University, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Surabaya, UIN Alauddin Makassar, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Saat ditemui, ketua pelaksana NAEC dan Seminar Nasional Hari Tani 2026, Muhammad Irfan Al Ghifary, menyebutkan penyelenggaraan kegiatan untuk pengalaman bagi panitia sekaligus membangun ruang kolaborasi di bidang pertanian," ucapnya.

Selain itu, sangat bersyukur kegiatan NAEC dan Seminar Nasional Hari Tani 2026 dapat terlaksana dengan baik sebab kegiatan pertama diselenggarakan, sehingga tentu terdapat banyak proses pembelajaran di dalamnya baik dalam seminar maupun kompetisi esai dan motivasi untuk mengembangkan kegiatan ini ke depannya.
“ NAEC dapat menjadi wadah bagi mahasiswa Polman Babel maupun mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menyampaikan gagasan dan inovasi di bidang pertanian,” imbuhnya.
Berbeda dengan Ketua UKM Ruang Tani (RUTAMAN) Polman Babel, Anisa Shofiyah Anjani mengungkapkan mengikuti NAEC pengalaman yang berharga karena tidak hanya dituntut untuk menulis, tetapi juga harus mampu melihat permasalahan pertanian dan menyusun gagasan yang dapat menjadi solusi," tandasnya.

Di waktu yang sama, Pembina UKM Ruang Tani, Mahmudin, S.P., M.Si menuturkan adanya kegiatan ini mencangkup sektor pertanian tidak membutuhkan tenaga dan sumber daya alam, tetapi membutuhkan pengetahuan, inovasi, teknologi, dan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan zaman," ungkapnya.
Setelah itu, mahasiswa dapat belajar menyampaikan gagasan sekaligus melihat berbagai persoalan pertanian dari sudut pandang yang lebih luas agar berkembang dan memberikan manfaat bagi peserta maupun masyarakat.
“ Walaupun baru pertama kali diselenggarakan, kegiatan ini menjadi peluang bagi mahasiswa untuk sukses berkarya dan mengembangkan gagasan di bidang pertanian,” pesannya.

Lanjutnya, setelah melalui proses penilaian, panitia memberikan penghargaan peserta terbaik National Agrotech Essay Competition (NAEC) 2026 mampu menghadirkan gagasan kreatif, inovatif, dan solutif dalam menjawab berbagai tantangan di bidang pertanian.
Juara I diraih Arvito Tristan Kurniawan dan tim dari Akademi Kepolisian, juara II diraih Nazwa Hafidzah dan tim dari Universitas Brawijaya, sedangkan juara III diraih Nurman Saptaji Suryandaru dan tim dari Politeknik Manufaktur Bandung.
Sementara itu, juara harapan I diraih Diana Alfira Cahyani dan tim dari Universitas Diponegoro, harapan II diraih Alfahri Syazian Habi dan tim dari Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, serta harapan III diraih Muhammad Zainudin Akbar dari Universitas Siber Asia," Pungkas Mahmudin.
