Bangun Generasi Bersih Narkoba, BNNK Bangka Beri Pembekalan di PPKMB Polman Negeri Babel
Di sela rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB), ratusan mahasiswa baru Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung mendapatkan pembekalan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka, Rabu (05/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung di gedung Aula yang dihadiri langsung Kepala BNNK Kabupaten Bangka, Hariyansyah, S.T., bersama jajaran untuk upaya membangun kesadaran mahasiswa sejak dini agar mampu menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Dalam pemaparannya, Pegawai Penyuluh Narkoba BNNK Bangka, Dita Febriani, S.I.Kom, menyoroti penyalahgunaan narkoba membawa dampak yang sangat berbahaya, baik bagi kesehatan, masa depan, maupun kondisi ekonomi seseorang sehingga dapat merusak tubuh secara perlahan hingga mengancam keselamatan jiwa," sebutnya.
Dita menjelaskan, cara terbaik untuk menghindari penyalahgunaan narkotika adalah dengan memilih lingkungan pergaulan yang sehat, tidak mudah terpengaruh ajakan negatif, menghindari kebiasaan keluar malam tanpa tujuan yang jelas, serta selalu mendengarkan nasihat orang tua maupun dosen dan agar tidak pernah mencoba-coba menggunakan narkoba karena rasa penasaran dapat menjadi pintu awal ketergantungan.
" Ingat jika kalian masih memakai narkoba banyak biaya yang di habiskan seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan perkuliahan dan mengembangkan potensi diri," ujarnya.
Selain itu, ia mengajak mahasiswa untuk menghadapi setiap persoalan hidup dengan bijaksana, tidak melarikan diri dari masalah, memperkuat benteng diri, selalu mengingat cita-cita dan masa depan, serta mengisi waktu dengan hobi maupun aktivitas positif yang bermanfaat," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Kabupaten Bangka, Hariyansyah, S.T., mengaku senang dapat kembali hadir di kampus Polman Babel meskipun bersama tim menempuh perjalanan menggunakan rombongan sepeda motor karena tidak mengurangi semangat untuk memberikan edukasi mahasiswa yang harus dilindungi dari ancaman narkoba," pungkasnya.
Hariyansyah mengungkapkan penyalahgunaan narkoba di Bangka Belitung masih menjadi perhatian serius karena jumlah kasus cenderung meningkat setiap tahun terutama kalangan remaja hingga mahasiswa menjadi kelompok yang rentan apabila tidak mampu memilih lingkungan pergaulan dengan baik.
Lingkungan yang salah dapat memberikan pengaruh buruk dan mendorong seseorang ikut terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, sebaliknya, berteman dengan orang-orang yang memiliki kegiatan positif akan membantu membentuk karakter yang kuat dan menjauhkan diri dari narkoba," Tegas Hariyansyah.
