Tak Tinggal Diam, Mahasiswa Polman Negeri Babel Bergerak Ringankan Beban Korban Kebakaran di Dusun Serdang, Bangka Selatan
Bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung bersama sejumlah organisasi mahasiswa dengan turun langsung menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (17/10/2026).
Aksi kemanusiaan selain BEM melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa Senat Mahasiswa (SEMA), Korps Sukarela (KSR), dan Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Polman Babel. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari organisasi luar kampus, WIS dan DEMA IAIN.

Saat dihubungi, Minggu (18/10/2026) Ketua BEM Polman Babel, Bintang, mengatakan penggalangan dana telah dilakukan sebelum tim turun langsung ke lokasi kebakaran dengan pengumpulan donasi berlangsung selama satu minggu melalui daring (online), kemudian dilanjutkan selama tiga hari dengan turun ke jalan-jalan di wilayah Sungailiat," ucapnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, meliputi susu bubuk, popok, obat-obatan, makanan ringan, serta perlengkapan mandi dan mencuci pakaian.
“ Yang penting bisa membantu warga walaupun bantuan yang diberikan hanya sebatas yang berhasil dikumpulkan selama penggalangan dana, kami berharap bisa meringankan beban masyarakat terdampak,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Bintang, kebakaran tersebut berdampak terhadap sekitar 400 kepala keluarga (KK), dengan kurang lebih 600 bangunan dilaporkan habis terbakar dan warga terdampak saat ini disebut telah dievakuasi dan menempati tempat tinggal sementara sambil menunggu kondisi kembali pulih," pungkasnya.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Bintang mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas, dan pihak terkait ikut andil memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana," imbuhnya.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, sehingga warga dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan pascakebakaran," pesannya.
