Di Tengah Kesibukan Kampus, Dua Dosen Polman Negeri Babel Jadi Narasumber Workshop Naik Kelas Produk Kreatif Siap Pasar
Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka agar semakin siap menghadapi persaingan pasar terus dilakukan melalui workshop Naik Kelas Produk Kreatif Siap Pasar yang digelar Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Bangka di Gedung Parai Tenggiri, Kamis (08/10/2026).
Yang paling terkesan dalam workshop ini dihadiri dua dosen Jurusan Informatika dan Bisnis Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Muhammad Setya Pratama, M.Si dan Riki Afriansyah.,M.T. membekali membangun identitas produk, keterampilan membuat desain kemasan serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung promosi

Saat diwawancarai, narasumber Dosen Polman Babel Muhammad Setya Pratama, M.Si berkomentar ingin mengajak pelaku UMKM memahami pentingnya branding dalam membangun identitas dan daya tarik sebuah produk sebab merek tidak sebatas nama atau logo, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus membedakan produk dari para pesaing," sebutnya.
Selain itu, membangun sebuah merek, mulai dari nama, logo hingga cerita yang melekat pada produk agar memiliki identitas yang kuat supaya produk lebih mudah dikenali dan memiliki nilai tambah di mata konsumen.
" Sehingga materi pengetahuan dan keterampilan teknologi yang didapat untuk pelaku UMKM menjadi produk kreatif lokal semakin siap memasuki pasar yang lebih luas," pungkasnya.

Sementara itu, Riki Afriansyah.,M.T. membekali peserta dengan keterampilan membuat desain kemasan menggunakan aplikasi Canva dan memperkenalkan pemanfaatan AI sebagai alat bantu promosi produk yang dimanfaatkan pelaku UMKM untuk membantu membuat konten promosi, menyusun deskripsi produk hingga menyiapkan berbagai materi pemasaran digital secara lebih cepat dan efisien," terangnya.
Riki menjelaskan terutama ketika memasuki sesi praktik dan tanya jawab, peserta diberikan untuk menggali lebih jauh cara mengembangkan identitas produk, membuat kemasan yang menarik hingga memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau konsumen yang lebih luas," tutupnya.
