Mahasiswa Polman Negeri Babel Berhasil Raih Juara Tiga di Ajang LKTI Agrovolt 2026
Himpunan Mahasiswa Jurusan Rekayasa Teknologi Industri Pertanian (HMJ Rektrip) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung kampus terbaik di Bangka Belitung mengadakan ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Agrovolt sejak 11 April hingga 2 Mei 2026 yang diselenggarakan secara hybrid.
Kompetisi bergengsi ini diikuti 24 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Negeri Medan, Universitas Diponegoro, Universitas Sumatera Utara, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Riau, Universitas Jember, Universitas Bangka Belitung, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Subang, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Muslim Indonesia, UPN Veteran Jawa Timur, Universitas Teknokrat Indonesia, Politeknik Keuangan Negara STAN, dan kampus lainnya.
Tim Polman Babel yang di perkuat Muhammad Khoirul Arifin, Darmawan Restu Sani, Arif Satiawan, dan Viyola.berhasil meraih Juara 3 Nasional dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Agrovolt 2026 yang mengangkat tema pertanian dan inovasi teknologi ramah lingkungan.
Saat diwawancarai, Senin (11/05/2026) Muhammad Khoirul Arifin mengatakan timnya mengangkat inovasi berjudul Pemanfaatan Trichoderma spp dan Arthrobotys oligospora dalam kompos kulit sagu untuk perlindungan, meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman.” sebutnya.
Arifin menyebutkan, inovasi tersebut dikembangkan sebagai pemanfaatan bahan lokal dan agen hayati untuk mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan dan mampu membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman, inovasi agar dapat meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat secara berkelanjutan.
“Proses pengerjaan hingga presentasi tentu tidak mudah, karena kami harus membagi waktu antara perkuliahan, riset, penyusunan proposal hingga persiapan presentasi untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai kampus di Indonesia,” imbuhnya.
Tak hanya itu, selama mengikuti kompetisi, tim mendapatkan banyak pengalaman berharga, mulai dari melatih kemampuan berpikir kritis, memperkuat kerja sama tim, hingga memperluas relasi dan wawasan dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di daerah lainnya," terangnya.
Selain itu, arifin terima kasih kepada dosen pembimbing, HMJ Rektrip Polman Babel selaku penyelenggara, pihak kampus, panitia, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama kompetisi berlangsung dan semoga banyak mahasiswa yang berani mengikuti kompetisi dan menciptakan inovasi di bidang pertanian serta teknologi terapan demi memberikan kontribusi bagi masyarakat," ungkapnya.
